Majalengka, 11 Juni 2026 — Dalam upaya mewujudkan madrasah yang hijau, unggul, dan religius, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026 di MAN 3 Majalengka. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di MAN 3 Majalengka, Jalan Lanud S. Soekani No. 110, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.
PKM Tahun 2026 diselenggarakan dalam bentuk In House Training (IHT) bertajuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Berbasis Ekoteologi”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menengah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Melalui pendekatan ekoteologi, pelatihan dirancang untuk membentuk karakter peserta didik yang religius sekaligus memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, atau yang dikenal sebagai karakter religius-ekologis.
Pelatihan ini terdiri atas tiga materi utama yang saling terintegrasi. Materi pertama adalah Pembuatan Ekoenzim, yaitu pemanfaatan limbah organik seperti kulit buah dan sayuran menjadi cairan serbaguna yang ramah lingkungan. Materi kedua adalah Pemanfaatan Ekoenzim sebagai Pupuk Organik Cair (POC) yang mengajarkan cara mengolah ekoenzim menjadi pupuk organik cair guna mendukung program penghijauan di lingkungan sekolah. Adapun materi ketiga adalah Saponifikasi Sabun Ekoenzim, yaitu proses pembuatan sabun berbahan dasar ekoenzim sebagai produk ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh warga madrasah.
Ketiga materi tersebut dirancang secara terpadu untuk membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari seluruh warga madrasah.
Kegiatan PKM ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., yang memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pelestarian lingkungan di lingkungan madrasah. Dalam sambutannya, beliau mendorong seluruh sivitas akademika MAN 3 Majalengka untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai langkah strategis menuju pencapaian yang lebih tinggi.
“MAN 3 Majalengka telah meraih predikat Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2021. Kini saatnya kita memanfaatkan momentum ini dan tancap gas menuju Adiwiyata Nasional,” ujar Dr. Hj. Euis Damayanti saat membuka kegiatan.
Dari pihak UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ketua Jurusan Pendidikan MIPA, Dr. Sumiyati Sa’adah, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan PKM merupakan bentuk nyata tanggung jawab akademik perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Beliau berharap kolaborasi antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan MAN 3 Majalengka tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan sains berbasis nilai-nilai Islam.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Epa Paujiah, M.Si., menyampaikan harapannya agar ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para guru serta siswa MAN 3 Majalengka, mulai dari pembuatan ekoenzim hingga saponifikasi sabun ekoenzim, dapat dipraktikkan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan warga madrasah. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi Program Studi Pendidikan Biologi dalam mendukung terwujudnya madrasah berwawasan ekologis yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan tujuh dosen anggota tim PKM serta empat mahasiswa pendamping yang turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
Pelaksanaan PKM Tahun 2026 merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, H. Fakry Hamdani, M.Hum., M.Res., Ph.D., Nomor B-2223/Un.05/III.2/KP.01.1/06/2026 tanggal 3 Juni 2026, yang menugaskan dosen dan tenaga kependidikan FTK untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN 3 Majalengka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan madrasah dalam mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik, religius dalam karakter, dan peduli terhadap kelestarian alam.

